Jumat, 17 Juli 2015

KEMBALILAH


Inspiransi... Kemana engkau pergi Sekian lama ku nanti Tak ada kau menghampiri Aku disini... Perlu inspiransi Untuk menulis bait puisi Agar terhibur hati Tapi, apa yang terjadi Semua hilang tak bertepi Di terpa sepoi angin dini hari Aku merindukanmu inspiransi Agar semangat ku kembali Kembali seperti dulu lagi Ide demi ide terus ku miliki Agarhalaman ini terpenuhi...

MOHON MAAF LAHIR BATIN


“Tak ada gading yang tak retak, tak ada manusia yang bisa lepas dari dosa Di hari yang suci ini , mari kita bersimpuh untuk bertobat dan memohon ampunan pada-Nya” “Wahai kawan selama kita berpegang tangan.. mungkin tanpa kusadari aku telah melukaimu.. Maaf… dan maafkanlah kawanku dengan tulus dab ikhlas… maafkanlah permintaan maaf yang lahir dari lahir dan batinku ini..” “Disini aku berdiri penuh kesadaran diri atas banyaknya duri-duri kutancapkan melukai hati Demi hubungan baik kita kumohon di hari lebaran sudilah kau hapuskan semua dosa dan kesalahan yang pernah kulakukan” “Duhai cinta yang meraja di bulan puasa Setelah hari raya tiba janganlah kau pergi dan membuatku merana karena jauh dari Sang Pencipta”