Kupandang langit malam
Kududuk termenung sendiri
Ditemani suara-suara yang
memecah keheningan malam
Aku terdiam dan mengingat sosok
yang kubanggakan
Berharap handphoneku akan
berdering
Namun percuma. . .
Aku terbelenggu olehmu
Aku selalu memikirkanmu
Berharap dirimu kembali seperti
dulu
Menjadi sosok yang hangat
Namun percuma. . .
Mungkin kamu sibuk ? Mungkin
kamu bosan ? Mungkin kamu lupa ?
seribu pertanyaan berkecamuk
dibenakku
Aku hanya bisa diam
Aku tak bisa memaksamu
Maafkan aku telah berharap