Senin, 27 Juli 2015

HARAPAN SIA SIA


Kupandang langit malam Kududuk termenung sendiri Ditemani suara-suara yang memecah keheningan malam Aku terdiam dan mengingat sosok yang kubanggakan Berharap handphoneku akan berdering Namun percuma. . . Aku terbelenggu olehmu Aku selalu memikirkanmu Berharap dirimu kembali seperti dulu Menjadi sosok yang hangat Namun percuma. . . Mungkin kamu sibuk ? Mungkin kamu bosan ? Mungkin kamu lupa ? seribu pertanyaan berkecamuk dibenakku Aku hanya bisa diam Aku tak bisa memaksamu Maafkan aku telah berharap

Tidak ada komentar: