Kemarin masih begitu indah suasana
hati yg penuh harap cemas
Kembali terjadi saat hening ,saat d
mana nemng aku harus pertanyakan
Salah kah ku bila berterus terang?
Hubungan yg memang semestinya
tejadi dan memang telarang untuk
mengulangi kesalahan yg sama
Saat itu memang tak pernah ada
spatah kata pun terucap,tapi suatu
saat mulut itu pun akan bicara yg
sebenarnya dan apa adanya
Kadang berfkir untuk lari,karna ku
hanya sebuah pelarian ketika retaknya
suasananya
Saat ini aku slalu bersamanya
mungkin suatu saat aku tak pernah
hadir lagi di kehidupannya
Dalam sebuah cerita tanpa ada titik
akhirnya walau slapu ada koma dan
lanjutanya
Terkadang aku bosan,tekadang aku
rindu
terkadang aku sendu
terkadang aku rapuh
Dan di mana saatnya aku melupakan
segalanya tentangnya
Apa,mengpa,bagai mana sampai
terjadi
aku tak pernah tau yg sebenarnya
Dalam sbuah riwayat hidup hanya ada
sejarah yaitu air mata tak pernah
brharga di matanya
tak pernah ternilai
slalu terabaikan
Layaknya kerdil yg mmohon
begitu kecil di matanya
tpi memang tak pernah sampai
hanya deru butiran air mata yg tak
mampu membendung rasa kecewa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar